Kamis, 02 September 2021

Bab 3 Charlie Wade

Bab 3 Charlie Wade

Novel Charlie Wade Bahasa Indonesia Bab 3 Dapat Anda Baca Secara Gratis Di Web Ini. Novel Charlie Wade Ini Menceritakan Tentang seorang menantu laki-laki yang tinggal menumpang dan dibenci semua orang, tetapi sebenarnya ia adalah pewaris keluarga terpandang yang identitasnya dirahasiakan. Dia bersumpah suatu hari, semua orang yang menolak dan menjauhinya akan berlutut dan akhirnya memohon belas kasihan padanya.

Anda Dapat Membaca Novel Sampai Selesai, Sama Seperti Baca Novel Di Aplikasi Aplikasi Novel Yang Ada Saat Ini. Tunggu Apalagi, Yuk Baca Novel Charlie Wade Bahasa Indonesia Bab 3 Sekarang.




Novel Charlie Wade Bab 3

Pagi berikutnya, setelah menyiapkan sarapan, Charlie menaiki motor skuternya menuju kantor Emgrand Group Motor skuternya diparkir di tempat parkir Emgrand.

Setelah dia mengunci motor skuternya, sebuah mobil Bantley hitam perlahan parkir di seberang tempat dia parkir.

Secara tidak sengaja dia melihat pasangan muda yang turun dari mobil itu.

Laki-lakinya memakai setelan bermerek, terlihat tampan dan pintar.

Sementara, pasangan wanitanya bergaya flamboyan.

Walaupun terlihat agak mencolok, tapi bisa dibilang cantik.

Ternyata, wanita muda itu adalah Wendy Wilson, sepupu Claire, dan tunangannya Gerald White.

Charlie tidak tahu kenapa mereka ada di sini, tetapi dia tahu cara terbaik menghindar dari masalah adalah menjauh dari mereka.

Namun, semakin dia ingin bersembunyi, semakin besar peluang mereka untuk melihat Charlie.

Wendy melihat Charlie dari sudut matanya.

Dia berteriak dengan kencang, “Hei, Charlie!” Wendy memanggil namanya dengan ramah, tetapi Charlie merasa merinding di sekujur punggungnya.

Semata karena kesopanan, dia hanya berdiri ditempatnya sambil menunggu mereka mendekatinya.

Dia tersenyum dan berkata, “Wendy, hai, kenapa kamu di sini?” Wendy tertawa, “Oh, Gerald di sini untuk bertemu dengan Doris Young, Wakil Direktur dari Emgrand Group! Aku ke sini untuk menemaninya.” Kemudian dia berbalik menatap Gerald dengan penuh sayang dan berkata, “Keluarga White memiliki banyak proyek dengan Emgrand Group.

Proyek itu tidak hanya membantu keluarga White tetapi juga keluarga Wilson di masa depan.” Charlie tidak tahu kalau keluarga White adalah salah satu rekan bisnis dari Emgrand Group.

Lagi pula, dia baru saja mengambil alih perusahaan dan dia tidak memiliki banyak waktu untuk mengetahui secara rinci.

Dia tidak menunjukkan ekspersi yang aneh.

Sebaliknya, dia berkata sopan dan singkat, “Tuan White sangat berbakat dan luar biasa, kalian berdua memang pasangan yang serasi!” Gerald melirik jijik ke arah Charlie, sambil merasa marah.

Pecundang ini yang kemarin dimarahi habis-habisan oleh Nyonya Wilson di depan semua orang, bagaimana bisa hari ini dia tersenyum seperti badut seakan-akan tidak terjadi apa-apa? Kenapa Claire, seorang perempuan yang mempesona dan luar biasa, menikah dengan pecundang seperti ini? Jika pecundang ini tidak ada, dia pasti akan mengejar Claire mati-matian! Siapa yang mau bertunangan dengan Wendy, hanya perempuan biasa jika dibandingkan dalam segala aspek? Gerald menarik napas dengan berat dan bertanya dengan nada sombong, “Kenapa kamu di sini?” Charlie menjawab santai, “Aku ke sini untuk melamar kerja.” “Melamar kerja?” Gerald mencibir jijik.

“Kamu? Pecundang yang tidak bisa melakukan apa pun ingin melamar kerja di Emgrand? Kamu bercanda?” Charlie mengerutkan keningnya.

“Apa urusanmu?” Alasan mengapa Wendy memanggil Charlie, tujuan utamanya adalah untuk mempermalukannya.

Sekarang Gerald sudah memulainya, dia langsung mengejek, “Kenapa? Gerald benar ‘kan, bukankah begitu?” “Dalam hal pendidikan, apakah kamu punya gelar sarjana?” “Dalam hal kemampuan dan keterampilan, apakah kamu punya prestasi atau karya yang bisa kamu tunjukkan kepada mereka?” “Percayalah padaku, mereka tidak akan menghiraukan seorang pecundang sepertimu, bahkan jika kamu datang untuk melamar pekerjaan sebagai petugas keamanan.

Tahu dirilah, kamu lebih baik pergi ke jalan untuk mencari sampah, mungkin kamu bisa mendapatkan setidaknya dua sampai tiga ribu setiap bulan!” Lalu, dia membuang botol air ke kaki Charlie dan menyeringai, “Itu, ambil dan juallah untuk dapat uang! Jangan bilang, kalau aku tidak peduli padamu.” Gerald tertawa sinis.

“Kamu memang sampah, tetapi, bagaimanapun juga kita adalah saudara.

Aku akan mendukungmu.

Kebetulan aku kenal baik dengan Wakil Direktur Emgrand Group, kenapa tidak aku mengatakan sesuatu yang baik tentangmu dan kita lihat apakah dia bisa memberikan pekerjaan petugas kebersihan toilet untukmu?” Charlie mengerutkan bibir tersenyum dingin dan berkata, “Pekerjaan yang aku lamar bukanlah urusanmu, seharusnya kamu urus saja urusanmu.

Group Emgrand adalah perusahaan besar, aku yakin mereka tidak akan mau bekerjasama dengan sampah sepertimu.” Wajah Gerald dipenuhi dengan kemarahan.

“Siapa yang kamu panggil sampah?” Charlie menjawab jijik, “Kamu, sampah!” Lalu, dia berbalik dan berjalan menuju gedung, tidak peduli dengan teriakan marah Gerald.

“Sialan! Berhenti! Berhenti di sana, apakah kamu tidak dengar?” Segera, Gerald melangkah dengan cepat dan menyusul Charlie di ruang lift.

Dia ingin memberi Charlie pelajaran, setidaknya dua tamparan di wajahnya agar dia tahu akibatnya jika menyinggung perasaannya, tetapi sekarang mereka sudah berada di dalam gedung Emgrand Group.

Dia khawatir dengan sikap kasarnya akan menodai reputasinya dan membuat marah mitra bisnisnya, jadi tidak ada pilihan selain mengurungkan niatnya.

Dia menggertakan gigi dan memberi peringatan, “Aku melepaskanmu hari ini, tetapi lain kali kamu tidak akan beruntung!” Charlie mendengus dan berjalan ke arah lift.

Sebelum pintu tertutup, dia berkata, “Gerald White, kamu pikir kamu begitu hebat? Percaya padaku, kamu akan membayar sikapmu yang sombong dan arogan!” “Dasar kamu….” Wajah Gerald menjadi sangat jelek dan berwarna merah, Dia ingin menyusul ke lift tetapi Wendy menarik tangannya dan berkata, “Gerald, jangan naik lift yang sama dengan pecundang, mungkin kita akan merasa sesak napas karena baunya.” Dia mengangguk, sadar betul tidak layak tangannya menyentuh Charlie.

Oleh karena itu, dia mendengus dingin.

“Huh, kamu beruntung hari ini.

Aku akan memberimu pelajaran lain kali!” *** Di dalam lift, Charlie menuju langsung ke lantai paling atas tempat kantor Direktur.

Stephen sudah mengatur semuanya di Emgrand untuk dirinya.

Orang yang bertanggung jawab mengatur semuanya adalah perempuan bernama Doris Young.

Doris Young memperoleh reputasi sebagai perempuan pengusaha yang terkenal di Aurous Hill.

Dia tidak hanya menarik, tetapi juga sangat handal.

Dia telah dipromosikan sejak muda untuk menjadi Wakil Direktur Emgrand.

Dia juga menjadi salah satu faktor dibalik keberhasilan perusahaan saat ini.

Sekarang Emgrand Group telah diakusisi oleh keluarga Wade, mantan Direktur telah pergi dan Doris tetap ada untuk membantu Direktur yang baru.

Doris cukup terkejut ketika pertama kali melihat Charlie.

Dia tidak mengira melihat seseorang yang masih muda dan menarik seperti itu ketika mendengar tentang Charlie dari Stephen! Dengan cepat dia menenangkan dirinya dan memberi salam dengan rasa hormat.

“Selamat datang, Tuan Wade.

Silakan ikuti saya menuju ruangan Anda.”


Novel Charlie Wade Bahasa Indonesia Bab 3 Selesai.

Bagaimana alur cerita Novel Charlie Wade Bab 3, Asyik bukan? Ikuti terus perkembangan alur cerita setiap bab novel ini di website kami, dan tentunya selalu gratis atau tidak pakai koin.

Anda juga bisa membagikan link website novel ini kepada teman atau keluarga anda.

Untuk membaca Novel Charlie Wade bahasa Indonesia bab Selanjutnya, Silahkan Ikuti Petujuk Bab Yang Ada di Bawah

Selanjutnya
Sebelumnya

0 comments: